Studio Tato MOMMY I’M SORRY x YOUTHOFPARIS: Tinta Bertemu High Fashion
Kampanye berlatar landmark ikonik Berlin yang memotret benturan budaya dengan presisi sinematik.
Skena kreatif underground Jerman dan flair avant-garde Paris bertemu dalam kolaborasi terbaru antara studio tato MOMMY I’M SORRY asal Stuttgart dan label fesyen YOUTHOFPARIS—sebuah kemitraan yang mendefinisikan ulang makna benar-benar ‘memakai’ kisahmu di lengan baju. Proyek ini menandai kolaborasi fesyen perdana MOMMY I’M SORRY, memperluas identitas bertumpu pada tato ke ranah busana kelas atas.
Di inti proyek ini ada sebuah jaket kulit unik, satu-satunya, yang ditato manual selama dua hari penuh oleh seniman residen, Mary (@maryrain.tattoo). Setiap garis dan arsiran diterapkan dengan sangat teliti pada potongan ini, mengubahnya dari sekadar item fesyen menjadi karya seni yang hidup. Dibanderol €1.000 (US$1.166,05), jaket tersebut sudah berpindah ke tangan seorang kolektor di Jepang—sebuah perjalanan yang terasa pas bagi karya yang memadukan keahlian kriya, budaya, dan nilai koleksi.
Kampanye pendamping, dibidik oleh Stefan (@madebystefo), menghidupkan ketegangan kreatif ini lewat narasi visual yang terasa sekaligus akrab dan subversif. Jaket tersebut difoto berlatar landmark paling dikenali di Berlin—sebuah permainan sadar atas estetika ‘turisme’ sang kota—namun dibingkai melalui lensa mode kelas atas ala Paris. Visualnya lalu dicetak menjadi kartu pos kolektibel yang dibagikan di pop-up sang merek—sentuhan analog yang cerdas di dunia serba digital, sekaligus penghormatan pada sifat personal dan berwujud dari kultur tato.
Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam misi MOMMY I’M SORRY mengangkat kultur tato ke tataran artistik yang setara dengan fesyen, desain, dan seni rupa.



















