Ferrari Luncurkan SC40 One‑Off Berbasis 296 GTB
Penghormatan pada legenda, terinspirasi F40.
Ringkasan
- Ferrari memperkenalkan SC40 one‑off, proyek spesial yang memadukan platform 296 GTB paling mutakhir dengan penghormatan desain terhadap supercar F40
- Sistem penggeraknya berupa hibrida yang memadukan mesin V6 twin‑turbo dan motor listrik, dengan tenaga gabungan mencapai 819 hp
- Desainnya menonjolkan hidung panjang yang dramatis dan sayap belakang tetap, dengan interior beraksen serat karbon‑Kevlar serta Alcantara warna Charcoal
Ferrari telah mengungkap karya bespoke terbarunya dari program eksklusif Special Projects Programme, yakni SC40. Model one‑off yang dibuat untuk klien privat ini adalah perpaduan memukau antara platform 296 GTB paling mutakhir dan penghormatan kuat yang langsung dikenali terhadap supercar legendaris Ferrari F40.
Meski gaya eksteriornya bernuansa era 1980‑an, SC40 secara mekanis bertumpu pada teknologi kontemporer tercanggih Ferrari. Mobil ini berbagi powertrain tangguh dengan 296 GTB: mesin V6 twin‑turbo 3,0 liter bersudut 120 derajat yang sendirian menghasilkan 654 hp dan torsi 546 lb‑ft. Tenaga mentah itu kemudian diperkuat oleh motor listrik berfluks aksial yang ringkas, diposisikan strategis di antara mesin dan transmisi kopling ganda F1 delapan percepatan. Hasilnya, keluaran tenaga hibrida gabungan melonjak hingga 819 hp, memastikan SC40 menghadirkan performa secepat kilat seperti yang diharapkan dari sebuah kupe Ferrari modern. Soal namanya, Ferrari menyatakan, “Nama mobil ini memberi penghormatan kepada F40, supercar Ferrari legendaris yang diluncurkan pada Juli 1987. SC40 menggemakan garis‑garis tajam bersudutnya yang dipadukan piawai dengan transisi permukaan yang lebih lembut, memberi mobil ini nuansa kontemporer dan identitas yang kuat serta langsung dikenali.”
Desainnya menghadirkan hidung panjang yang dramatis dan sayap belakang tetap berposisi tinggi yang menjulang vertikal dari penutup mesin, seketika mengingatkan pada siluet agresif F40. Setiap detail merayakan tema nostalgia yang dipoles lewat lensa modern. Bagian belakang diselesaikan dengan kisi‑kisi terbuka untuk mendinginkan mesin, sementara sisi bodi dihiasi aksen serat karbon berbentuk segitiga—reinterpretasi modern atas NACA duct klasik. Di dalam, kabin mengusung material bernuansa motorsport seperti serat karbon‑Kevlar, Alcantara warna Charcoal yang mewah, serta kain teknis merah.
SC40 merepresentasikan puncak kustomisasi Ferrari, sukses memadukan jiwa liar F40 dengan teknologi kontemporer tercanggih dari Maranello. Sebuah styling buck dari mobil unik ini kini dipamerkan di Ferrari Museum, memberi para penggemar kesempatan langka untuk mengintip karya seni otomotif yang tiada duanya.



















