Spotlight: Vicious Pain

Cek gimana label Bandung ini mengeksplor social issues, youth culture, dan musik lewat visuals yang vibrant sekaligus bold.

Fashion
9,792 Hypes

Spotlight adalah rubrik khusus yang fokus untuk membahas lebih dalam tentang emerging brands lewat sejumlah hal esensial dari mereka. Mulai dari cerita soal originssignature pieces dan graphicsachievements, hingga informasi tentang stockistfit, serta price range, Spotlight memberikan gambaran menyeluruh tentang setiap brand yang dihadirkan di sini.


Origins

Based in Bandung, Vicious Pain awalnya dibikin oleh sosok bernama Andi Fath di tahun 2018 buat channeling ego dan idenya untuk membuat sesuatu yang terinspirasi dari visual yang ia lihat dan dapetin di sekelilingnya dalam kehidupan sehari-hari. Dari hal-hal yang dekat dan relatif simple, idenya lama-lama berkembang dan makin eksplor ke isu-isu sosial yang terjadi dengan segala “kegilaan”nya, khususnya di youth culture beberapa tahun belakangan.

Musik juga jadi salah salah influence utama dari brand ini; jadi pelengkap ide-ide dan issue yang mau mereka bahas buat ngelahirin visual identity dan creative output yang jadi karakter Vicious Pain. “Pada setiap momen gue ngedengerin musik dan relate dengan apa yang gue bahas, visual yang muncul di kepala gue tuh ngalir aja. Gue percaya apa yang gue denger dapat membaur menjadi satu dengan visual yang gue buat,” jelas si founder.

Selain itu, Vicious Pain juga nggak segan buat nunjuk label kayak Brain Dead dan sosok kreatif di belakangnya, Kyle NG, jadi salah satu pengaruh bagi mereka dalam mendevelop brandnya.

Dengan spirit yang selalu konsisten buat nerjemahin setiap issue yang mereka angkat lewat visuals yang bold dan permainan warna serta graphics dalam koleksinya, Vicious Pain nggak cuma pengen ngehighlight tiap campaignnya dengan cara mereka sendiri, tapi juga ngasih message ke orang yang ngelihat biar lebih aware sama apa yang mereka bahas.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by VICIOUS PAIN (@vicious_pain)

What It’s Known For

Karakter Vicious Pain bisa dilihat dari koleksi apparel yang selalu menghadirkan heavy graphics, artworks yang ngemix reference dari pop culture, dan permainan simbol-simbol kayak simbol “every direction”, matahari, bulan, yin yang, peace symbols, dan siluet-siluet ikonik kayak mushrooms. Mereka juga selalu nampilin palet warna bright and bold di sana-sini dalam tiap rilisannya.

Selain banyak ngeluarin T-shirts dan beberapa kali outerwear kayak varsity jacket, salah satu signature pieces Vicious Pain adalah “Threel” pants mereka yang jadi artikel utama buat koleksi anniversary ketiga mereka.

Highlights

Sebagai brand yang selama eksistensinya juga deket sama scene musik independen lokal, Vicious Pain sempet bikin mini festival buat ngerayain anniversary keempat mereka yang berjudul “SOUNDS OF VICIOUS”. Mereka ngajak beragam nama-nama fresh di Bandung saat ini, mulai dari White Chours, Bleach, The Couch Club, Bleu House, Why.We.Out, The Sugar Spun, sampe Prejudize.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by VICIOUS PAIN (@vicious_pain)

Where To Buy/Price Range

Sejauh ini, koleksi Vicious Pain bisa didapetin di retail store kayak Playground dan Watts Store, serta sejumlah official marketplace mereka. Soon, mereka bakal meluncurkan webstore sendiri.

Harga items dalam koleksi Vicious Pain punya range antara 325 ribu Rupiah – 1,35 juta Rupiah.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Vicious Pain “Into The Unknown” Collection
Fashion

Vicious Pain “Into The Unknown” Collection

For wet or rainy weather.

Vicious Pain Mengeksplor Surreal Art Graphics lewat Koleksi "P.A.I.N"
Fashion

Vicious Pain Mengeksplor Surreal Art Graphics lewat Koleksi "P.A.I.N"

Menampilkan ’70s pop and subculture-inspired artworks dengan permainan warna bright.

Neats Eksplorasi Warna Baru 'Bjorn Hi'
Fashion

Neats Eksplorasi Warna Baru 'Bjorn Hi'

Mempersembahkan teknologi insole terbaru.


Ngambil Inspirasi dari Sneakers Vintage 70an, NOÓSA Rilis Koleksi "Noah Mid Cut"
Footwear

Ngambil Inspirasi dari Sneakers Vintage 70an, NOÓSA Rilis Koleksi "Noah Mid Cut"

Ngasih raw touch dan classic vibe dalam desainnya.

Swedish House Mafia dan IKEA Umumkan Kolaborasi Perdana Mereka
Desain

Swedish House Mafia dan IKEA Umumkan Kolaborasi Perdana Mereka

Menghadirkan record player, music production desk, dan lounge chair.

Apple Dikabarkan akan Rilis MacBook Air 15-Inch Pada Tahun 2023
Tech

Apple Dikabarkan akan Rilis MacBook Air 15-Inch Pada Tahun 2023

Akan merilis MacBook 12-inch juga di tahun berikutnya.

Bandara Banyuwangi Masuk Top 20 Arsitektur Terbaik Dunia
Desain

Bandara Banyuwangi Masuk Top 20 Arsitektur Terbaik Dunia

Menghadirkan estetika green building.

'The Other Festival' Kembali Digelar Tahun Ini
Musik

'The Other Festival' Kembali Digelar Tahun Ini

Festival yang jadi melting pot buat ekosistem musik dan industri kreatif lokal.

Exclusive: BURU STUDIO Rilis Koleksi Terbaru Rework T-Shirt Band dan Vintage Apparel
Fashion

Exclusive: BURU STUDIO Rilis Koleksi Terbaru Rework T-Shirt Band dan Vintage Apparel

Koleksi eksklusif 1 of 1 dengan touch yang fresh dan bold.


Pee Wee Gaskins Ajak Baskara Putra Berkolaborasi dalam Single "Vaya Con Dios"
Musik

Pee Wee Gaskins Ajak Baskara Putra Berkolaborasi dalam Single "Vaya Con Dios"

Pop-punk dengan aksen indie.

Apple akan Rilis iPad Pro dengan Layar Display Paling Besar?
Tech

Apple akan Rilis iPad Pro dengan Layar Display Paling Besar?

Kabarnya lebih gede dari Macbook Pro dan bakal jadi saingannya Ultra tablet-nya Samsung.

Berikut First Look dari 'Call of Duty: Modern Warfare II'
Gaming

Berikut First Look dari 'Call of Duty: Modern Warfare II'

Memperkenalkan misi baru Task Force 141 dan action-packed multiplayer mode.

Netflix Ngasih First Look dari Part Kedua 'Stranger Things 4'
Hiburan

Netflix Ngasih First Look dari Part Kedua 'Stranger Things 4'

Duffer Brothers bilang kalau part kedua season 4 bakal jadi project paling intens yang pernah mereka garap.

Swara Gembira dan Misinya Merevolusi Budaya Indonesia Lewat Seni dan Kolaborasi
Seni

Swara Gembira dan Misinya Merevolusi Budaya Indonesia Lewat Seni dan Kolaborasi

Pemrakarsa, Oi, ngeshare visi besarnya ke depan.

More ▾
 

Sepertinya Anda menggunakan ad-blocker

Iklan memungkinkan kami menawarkan konten kepada semua orang. Dukung kami dengan me-whitelist website ini.

Whitelist Kami

Cara untuk Me-Whitelist Kami

screenshot
  1. Klik ikon AdBlock pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Di bagian bawah “Pause on this site” klik “Always
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon AdBlock Plus pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Block ads on – This website” switch ke off untuk mengubah tombol dari biru menjadi abu-abu.
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon AdBlock Ultimate pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Tekan switch off untuk mengubah “Enabled on this site” menjadi “Disabled on this site”.
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon Ghostery pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Klik tombol “Ad-Blocking” di bagian bawah. Tombol tersebut akan menjadi abu-abu dan teks di atasnya berubah dari “ON” ke “OFF”.
  3. Refresh atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon UBlock Origin pada area browser extension di pojok kanan atas.
  2. Klik ikon warna biru besar di bagian atas.
  3. Ketika sudah berwarna abu-abu, klik ikon refresh yang muncul di sebelahnya atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.
screenshot
  1. Klik ikon ad-blocker extension yang sudah ter-install pada brower Anda.
  2. Ikuti petunjuknya untuk menonaktifkan ad blocker pada website yang Anda kunjungi
  3. Refresh halaman atau klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan.