Basboi & Public Culture Ngobrolin soal Behind the Scenes Kolaborasi Mereka

Beserta exclusive preview T-shirt “HOW WE FEELING TODAY?”.

Fashion

Ide-ide kreatif Basboi tidak sampai di musik saja. Rapper ‘Adulting for Dummies’ ini sudah beberapa kali berkolaborasi dengan brand seperti Jovem dan Bukan Misteri Belaka, dan sepertinya Basboi belum berniat untuk berhenti berkreasi dalam ranah fashion. Baru-baru ini, rapper asal Medan tersebut memberikan teaser untuk kolaborasinya yang akan datang bersama brand asal Jakarta, Public Culture.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Basboi (@bas.boi)

Kami mendapatkan exclusive preview untuk kolaborasi mereka yang menghadirkan T-shirt “HOW WE FEELING TODAY?”. Terinspirasi dari salah satu lagu Basboi, ‘Come Over (I’m In Tresno)’, T-shirt berwarna putih ini menampilkan grafis sembilan wajah dengan doodle ekspresi mulai dari “happy”, “stoned”, hingga “mad”, dan di kolom tengahnya menampilkan ekspresi jatuh cinta atau “in tresno”.

Simak obrolan kami bersama Public Culture dan Basboi mengenai behind the scenes dari kolaborasi ini.

HB: Boleh tahu alasan Public Culture memilih Basboi sebagai kolaborator terbarunya?

Public Culture (PC): Kami pikir sih itu datang secara alamiah aja, karena kami menggemari karya-karya Basboi dalam beberapa tahun terakhir ini dan juga dengan spirit Public Culture untuk men-support musisi lokal. Selain itu, kebetulan kami juga kenal dengan Basboi. Jadi ketika kemarin dia baru rilis album, kami ngobrol dengan Basboi dan vice versa, untuk akhirnya bikin merchandise yang sifatnya kolaborasi. Kami juga berpikir bahwa Basboi adalah salah satu nama di kancah musik Indonesia saat ini yang tepat untuk kami ajak bikin sesuatu bareng; pendekatan artistiknya dia sebagai musisi semacam satu napas juga dengan pendekatan artistik kami dan sikap kami sebagai brand.

HB: Gimana awalnya kolaborasi ini bisa kejadian?

PC: Seperti yang kami utarakan tadi, semuanya datang secara alamiah dan cukup sederhana. Tentu saja, idenya muncul paska Basboi rilis album Adulting for Dummies. Kami sempat mewawancarai dia untuk blog kami lalu dari situ muncul ide, dari kedua belah pihak, untuk “Kenapa nggak sekalian kolaborasi bikin merchandise, ya?”. Balik lagi dengan jawaban sebelumnya, nafas yang dibawa oleh Basboi sebagai musisi yang bebas dan lepas.

Basboi (B): Tidak ada rencana yang adiluhung atau bagaimana. Semua terjadi alami. Awalnya berbincang-bincang via wawancara untuk blog Public Culture, lalu dilanjut dengan obrolan casual yang akhirnya menjadi peneluran ide untuk kolaborasi bikin merch.

HB: Boleh jelasin mengenai creative process-nya?

PC: Idenya datang sebagian besar dari Basboi. Inspirasinya datang dari salah satu lagunya, “Come Over (I’m In Tresno)”. Mungkin Basboi bisa ngejelasin dengan lebih spesifik.

B: Setelah lahirnya ide untuk bikin merch, kebetulan emang gue suka ngedesain kaus dan gue langsung nunjukin ke PC draft-draft desain kaos merch gue dari lagu-lagu gue yang ada, lalu waktu itu PC paling tertarik sama draft desain kaos gue untuk lagu “Come Over (I’m In Tresno)”.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Basboi (@bas.boi)

HB: Apa challenge terbesar dalam proses pengerjaan kolaborasi ini?

PC: Kami rasa nggak challenge yang cukup berarti sih dalam proses pengerjaan koleksi ini. Seperti yang kami bilang tadi, pendekatan artistik dari Basboi dan pendekatan artistik dari Public Culture, secara visual dan attitude sudah relatif cocok; it somehow fits in any parts. Jadi tinggal ngembangin apa yang masing-masing kami inginkan, supaya hasilnya bisa merepresentasikan apa yang kami semua mau.

B: Tidak ada tantangan yang gimana banget ya, setuju banget sama kata PC, it somehow fits in any parts. Menurut gue, kalau kolaborasi antara dua entitas terjadi alami dan nggak maksa biasanya akan jalan dengan enak. Jodoh man.

HB: Apa ada kesamaan dari musik Basboi dengan message dari Public Culture?

PC: Kalau dari kami sih how vibrant his music are. Penuh warna dan penuh energi muda aja sih. Selain itu, dia juga merhatiin hal-hal lain beyond music-nya, dari visual dan output kreatif lainnya. It’s about how he as a musician and artist put his creative expression without hesitation. Dan kami selalu tertarik dengan sosok-sosok yang punya attitude seperti itu.

HB: Secara desain, apa inspirasi utama dari T-shirt Public Culture x Basboi ini?

PC: Inspirasi desainnya kurang lebih adalah PC’s take on Basboi’s song. Dengan gaya ilustrasi yang PC punya selama ini dengan materi lirik Basboi yang dekat dengan ekspresi orang ketika jatuh cinta.

B: Draft desain gue waktu itu modelan kaos-kaos suvenir jadul ‘How we feeling today’ yang ada bagan ekspresi untuk menunjukkan emosi manusia yang gue kulik-kulik dan bercandain. Nah, sebelumnya desainnya masih draft banget dan kurang appealing, ibarat bibit bonsai gue tanam dan tumbuhkan sampai muncul cikal bakalnya, lalu dibentuk, diperindah, dipupuk, dipugar oleh PC.

HB: Apa arti kolaborasi ini buat kalian?

PC: Kami rasa ini adalah salah satu tujuan kami untuk selalu support teman-teman di kancah musik, begitu juga dengan seni lainnya seperti seni rupa, dan ranah fashion tentunya. Bisa jadi kolaborasi semacam ini bakalan terjadi juga dengan beberapa nama lainnya di ekosistem kreatif ini, kayak yang udah-udah juga. Bisa jadi, ini juga ngebuka kemungkinan-kemungkinan lain bagi kami dan Basboi untuk bikin sesuatu bareng lagi di waktu mendatang.

B: Buat gue, pertama ini sebuah milestone ya. PC dari awal keluar waktu itu kaosnya ada yang jenis ringer, terus ada gambar lapangan tenis gitu-gitu. Harga masih awal banget gue udah nge-fans dan ngikutin. Sekarang gue bisa kerja sama sama entitas yg gue adore. Yang kedua, ini sebuah statement bahwa gue nggak cuma nge-rap, bahwa gue nggak monolitik. Pakaian, desain, marketing, branding adalah salah satu kecintaan dan kemampuan gue. Sudah alaminya gue kembangkan “Basboi” ke arah yang lebih luas dan nggak cuma nge-rap. I’m also a brand.

HB: Apakah akan ada creative expression lain selain rilisan ini?

PC: Bakalan ada sesi spesial bersama Basboi yang bakalan tayang di channel YouTube Public Culture dalam waktu dekat. Tungguin aja!

B: Bakal ada bincang-bincang dan nyanyi-nyanyi di kantor PC! Untuk creative expression wujud lainnya sejauh ini belum ada rencana lagi, tapi siapa yang tahu?

Sambil menunggu perilisan T-shirt Basboi x Public Culture, dengarkan ‘Adulting for Dummies’ di berbagai platform streaming musik digital.

Baca juga berita rilisan lokal lainnya:

  1. Hi Jack Sandals Ciptakan Tribute untuk Ragam Budaya di Bali lewat ‘A Safe Escape’
  2. OKO Eyewear Luncurkan Koleksi Perdananya “Flicker By OKO”
  3. Volt and Fast Siapkan Koleksi Eksklusif untuk Running Crew BR20
Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

The Banda Journal Masuk Shortlist The Paris Photo & Aperture Foundation PhotoBook Awards 2021
Desain

The Banda Journal Masuk Shortlist The Paris Photo & Aperture Foundation PhotoBook Awards 2021

Proyek dokumenter karya fotografer Muhammad Fadli dan Fatris MF.

Hi Jack Sandals Rayakan Budaya Bersandal di Indonesia dengan Koleksi “Sustain the Culture”
Footwear

Hi Jack Sandals Rayakan Budaya Bersandal di Indonesia dengan Koleksi “Sustain the Culture”

Sekaligus mengumumkan peluncuran website global mereka.

Ngulik Lebih Jauh Soal Kompilasi Musik Independen dari Pameran 'Notes from the Underground'
Musik

Ngulik Lebih Jauh Soal Kompilasi Musik Independen dari Pameran 'Notes from the Underground'

Idhar Resmadi bagikan cerita menarik dan personal soal pamerannya itu.


Basboi Umumkan Album Perdananya Berjudul “Adulting For Dummies”
Musik

Basboi Umumkan Album Perdananya Berjudul “Adulting For Dummies”

Kabarnya akan dirilis beserta buku dengan judul yang sama.

Fix! UNIQLO Bakal Berkolaborasi dengan White Mountaineering
Fashion

Fix! UNIQLO Bakal Berkolaborasi dengan White Mountaineering

”Outerwear yang cocok untuk semua orang, tanpa memandang usia, ras, atau jenis kelamin.”

HBX Rilis Exclusive Print Karya Kolaborasi YOSHIROTTEN dan Daido Moriyama
Seni

HBX Rilis Exclusive Print Karya Kolaborasi YOSHIROTTEN dan Daido Moriyama

Berjudul ‘Shinjuku Resolution’.

Hi Jack Sandals Ciptakan Tribute untuk Ragam Budaya di Bali lewat 'A Safe Escape'
Fashion

Hi Jack Sandals Ciptakan Tribute untuk Ragam Budaya di Bali lewat 'A Safe Escape'

Capsule collection eksklusif Bali yang menampilkan siluet sandal baru beserta lineup merchandise.

©️ SAINT M ×××××× Rilis Capsule Collection Bersama Emotionally Unavailable dan WIND AND SEA
Fashion

©️ SAINT M ×××××× Rilis Capsule Collection Bersama Emotionally Unavailable dan WIND AND SEA

Menghadirkan sejumlah siluet oversized yang terfokus pada kenyamanan.

OKO Eyewear Luncurkan Koleksi Perdananya "Flicker By OKO"
Fashion

OKO Eyewear Luncurkan Koleksi Perdananya "Flicker By OKO"

Berkolaborasi dengan T Lofts & Co Living serta GERO dan Adiyuka untuk launching-nya.


Teddy Adhitya Rilis Lagu Terbarunya, “Langit Favoritku”
Musik

Teddy Adhitya Rilis Lagu Terbarunya, “Langit Favoritku”

Single pertama dari trilogi lagu tentang perjalanan hidup.

Dominate Menelusuri Digitalisme Lewat NFT Pertamanya
Tech

Dominate Menelusuri Digitalisme Lewat NFT Pertamanya

Sebuah kolase dengan kerangka utama dari signature artwork mereka, “Target”.

CAREERING Luncurkan Koleksi Kalung dan Gelang Perdananya
Fashion

CAREERING Luncurkan Koleksi Kalung dan Gelang Perdananya

Cek teaser video yang menampilkan Hiroshi Fujiwara dan Shota Matsuda di sini.

'Louis Vuitton Bike' hasil Kolaborasi Louis Vuitton dan Maison TAMBOITE
Desain

'Louis Vuitton Bike' hasil Kolaborasi Louis Vuitton dan Maison TAMBOITE

Motif monogram hadir hampir di seluruh bagian sepeda.

Judul Resmi Film ‘Matrix 4’ Diumumkan di CinemaCon
Hiburan

Judul Resmi Film ‘Matrix 4’ Diumumkan di CinemaCon

Dengan trailer yang menampilkan Keanu Reeves dan Neil Patrick Harris.

More ▾
 

Adblock Detected.

We charge advertisers instead of our readers. If you enjoy our content, please add us to your adblocker's whitelist. We'd really appreciated it.