Membahas Fake Sneakers dan Easy Legit Check bareng DEPATU

Setiap fiturnya dibuat khusus untuk para sneakers enthusiasts.

Footwear

Tren sneakers di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat berkat banyaknya orang-orang yang into sneakers dan produk lifestyle buatan lokal maupun luar. Berbagai event sneakers dari ibukota sampai daerah selalu ramai  dengan antusias pengunjung. Ditambah lagi, sejumlah retailer global sukses mencuri perhatian banyak orang dengan beragam pilihan sneakers eksklusifnya. Berkat ‘demand’ yang luar biasa inilah muncul oknum-oknum nggak bertanggung jawab yang menjual barang-barang palsunya di berbagai platform digital.

Kami berbincang dengan Angeline Tanty, CEO dari salah satu pionir Legit Check online di Asia Tenggara, DEPATU untuk berbagi wawasan soal legit check biar kamu nggak terjebak pas mau beli atau jualan sneakers dan barang-barang luxury secara online.

Anda sudah berkecimpung di bisnis legit check dari tahun 2019, apa hal yang bikin Anda untuk memulai bisnis ini?

AT: Kalau boleh jujur, semua ini berawal dari kejadian yang saya dan teman saya alami waktu kuliah di China. Waktu itu teman saya ditipu oleh seorang influencer lokal yang mengaku jualan sneakers original. Karena tidak yakin, saya coba menghubungi teman yang berprofesi sebagai legit checker untuk memeriksa sneakers tersebut, dan ternyata hasilnya memang palsu. Akhirnya, teman saya mendapatkan uangnya kembali karena berhasil membuktikan klaimnya. Sejak kejadian itu, saya dan teman saya berkomitmen untuk mendirikan DEPATU biar nggak ada lagi orang yang ketipu pas beli sneakers.

Hal lain yang bikin kita semakin yakin buat merintis usaha ini adalah saat kita tahu sebenarnya banyak barang palsu yang bercampur dengan barang asli saat proses jual-beli dan tukar barang. Sekitar dua tahun lalu sejak pertama kali aplikasi kami diluncurkan sampai saat ini, ada sekitar 28.3% produk palsu yang teridentifikasi, Artinya DEPATU terbukti sudah “membantu” melindungi pengguna dari penipu melalui proses legit check online.

Sekarang banyak barang palsu yang kualitasnya hampir menyamai atau lebih bagus dibanding barang aslinya, apakah orang-orang masih banyak yang khawatir soal keaslian barang mereka? Atau sebenarnya fine-fine aja?

AT: Saat ini sneakers palsu memang memiliki tampilan yang mirip banget dengan yang asli, bahkan materialnya juga susah buat dibedain. Contohnya adalah Yeezy 350 V2 Black Reflective yang jadi sneakers paling banyak dibajak tahun 2019 kemarin. Saat kita riset secara langsung dengan membandingkannya sama dengan yang asli, materialnya benar-benar persis. Bedanya hanya ada di bagian jahitan dalam. Sama halnya dengan Air Jordan 1 Travis Scott atau T-Shirt Bape Camo Shark yang sama-sama susah dibedain secara langsung.

Menariknya, portfolio kita membuktikan setidaknya ada lebih dari 2,500 barang palsu yang berhasil kita cek. Dari angka tersebut, kelihatan masih banyak orang yang khawatir soal barang palsu yang mereka punya walaupun secara tampilan dan material benar-benar mirip dengan yang asli. Itulah kenapa kebanyakan orang menggunakan jasa legit check DEPATU sebelum mereka beli barang. Kalau mereka terlanjur membeli barang palsu, mereka tetap bisa minta pertanggungjawaban ke seller nakal dengan memakai hasil verifikasi dari DEPATU.

Boleh jelasin proses legit check DEPATU? 

AT: Seluruh aktivitas mengenai legit check dapat dilakukan via aplikasi DEPATU yang sengaja kami ciptakan dan kembangkan agar siapapun dapat mengaksesnya dengan mudah. Pengguna cukup meng-upload foto-foto barang yang mau dicek via aplikasi DEPATU dan hasilnya bisa diterima kurang dari satu jam. Setiap produk yang kita verifikasi akan melewati proses berbasis Artificial Inteligence, riset, dan manual checking oleh setidaknya tiga orang legit checker berpengalaman dari Amerika Serikat, Jepang, dan China yang telah kita seleksi secara ketat.

Setiap barang yang sudah kita verifikasi akan mendapatkan sertifikat yang menyatakan bukti keasliannya. Selain itu, kita juga memberikan asuransi payback kalau penilaian kita salah. Ini salah satu faktor yang paling penting untuk memastikan setiap orang yang menggunakan jasa legit check kita merasa aman.

Proses seleksi Legit Checkernya seketat apa?

AT: Jadi DEPATU punya semacam ujian khusus untuk calon Legit Checker yang mau kita rekrut. Pertama kita membagi legit checker nya ke dalam beberapa kategori, misalnya ada yang khusus mengecek Air Jordan atau Yeezy. Habis itu kita akan kirimin mereka setidaknya 100 foto dari 8 bagian sepatu yaitu Jahitan, Ukuran Tag, Lidah Sepatu, Insoles, dsb. 100 foto dikali 8 berarti ada 800 foto yang harus dicek sama mereka. Jika Error Rate-nya lebih dari 5%, berarti mereka tidak lolos.

Sekarang hampir semua orang bisa jualan barang apapun di berbagai macam platform digital, siapa yang paling diuntungkan oleh DEPATU?

AT: Ini pertanyaan yang menarik karena DEPATU berusaha menguntungkan semua pihak baik itu penjual ataupun pembeli lewat ekosistem yang terintegrasi, salah satunya via marketplace. Lewat platform ini, siapapun bisa menjual barangnya secara leluasa dengan harga yang diinginkan. Sebaliknya, calon pembeli juga dapat menemukan barang yang mereka inginkan dengan harga terbaik lewat sistem bidding.

Hal yang paling membedakan marketplace DEPATU dengan yang lain adalah fitur-fiturnya yang dikembangkan sedemikian rupa agar sneaker enthusiasts lebih nyaman bertransaksi. Mulai dari tracking sistem yang sangat mendetail, sistem pengecekan barang berbasis digital, sampai dengan kategorisasi marketplace yang dibagi jadi berbagai bagian seperti Lifestyle, Streetwear, dan Luxury Goods agar bisa memudahkan semua orang dalam memilih barang. Salah satu fitur favorit saya adalah Historical Purchase yang membiarkan kita melihat tren harga dari setiap barang yang ada sebagai bahan pertimbangan sebelum menjual atau membeli barang buat dikoleksi ataupun investasi.

Apa harapan Anda kedepannya buat kultur sneakers di Indonesia?

AT: Secara pribadi saya berharap agar seluruh industri fashion di Indonesia dapat berkembang lebih pesat, banyak brand lokal yang bisa menembus pasar internasional, dan lebih banyak lagi orang yang semakin menghargai karya dan ide original apapun bentuknya. Saya yakin saat kita menunjukkan apresiasi dan support terhadap ide dan karya original dengan tidak menggunakan barang palsu, industri ini akan bergerak menuju arah yang lebih baik dengan sendirinya.

Kalau kamu penasaran mau nyobain legit check di DEPATU, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Membahas Pentingnya Personal Branding sebagai Seorang Atlet bareng Marc Klok
Olahraga

Membahas Pentingnya Personal Branding sebagai Seorang Atlet bareng Marc Klok

Dari naturalisasi, juara, hingga fokusnya di luar lapangan.

League Lab Rilis Low-Top Sneakers 'Gelay' bareng Visual Artist 'Muklay'
Footwear

League Lab Rilis Low-Top Sneakers 'Gelay' bareng Visual Artist 'Muklay'

Ekstra shoelace dan charms buat 50 pembeli pertama.

Membangun dan Mempertahankan Konsistensi Brand bareng Hendry Sasmitapura
Fashion

Membangun dan Mempertahankan Konsistensi Brand bareng Hendry Sasmitapura

Founder Pot Meets Pop menceritakan pengalamannya selama 10 tahun terakhir.


Berikut Exclusive Preview dari Rilisan Sneakers Perdana Muffin, “YORK”
Fashion

Berikut Exclusive Preview dari Rilisan Sneakers Perdana Muffin, “YORK”

Menampilkan siluet low-profile dalam lima varian warna.

ofninety Tawarkan Detail Subtle yang Menarik dalam Koleksi #2102
Fashion

ofninety Tawarkan Detail Subtle yang Menarik dalam Koleksi #2102

Siluet laidback dengan material baru.

UNITED ARROWS dan Birkenstock Rilis Arizona "Big Buckle"
Footwear

UNITED ARROWS dan Birkenstock Rilis Arizona "Big Buckle"

Kombinasi warna hitam dan aksen silver yang menarik.

Sereal General Mills Jadi Langka Gara-Gara 'Kartu Pokémon'
Gaming

Sereal General Mills Jadi Langka Gara-Gara 'Kartu Pokémon'

Banyak yang nekat mencuri langsung dari boxnya.

Supreme Berkolaborasi dengan Jamie Reid untuk Koleksi Spring 2021
Fashion

Supreme Berkolaborasi dengan Jamie Reid untuk Koleksi Spring 2021

Visual artist di balik beberapa artwork paling terkenal dari Sex Pistols.

Sun Buddies dan Carhartt WIP Rilis Koleksi Kacamata Eksklusif
Fashion

Sun Buddies dan Carhartt WIP Rilis Koleksi Kacamata Eksklusif

Hadir dalam enam versi baru.


Locus Store Menghadirkan Retail Experience Baru dengan Pilihan Label Internasional
Fashion

Locus Store Menghadirkan Retail Experience Baru dengan Pilihan Label Internasional

Soulland, Pop Trading Company, Aries Arise, Maharishi, Ambush, dan masih banyak lagi.

VERDY dan NIGO Rilis Capsule Collection Terbaru HUMAN MADE
Fashion

VERDY dan NIGO Rilis Capsule Collection Terbaru HUMAN MADE

Dimodeli oleh Juara Rizin Kickboxing Featherweight Champion Tenshin Nasukawa.

Maison Margiela dan Reebok Mengeluarkan Tabi Instapump Fury Oxford
Footwear

Maison Margiela dan Reebok Mengeluarkan Tabi Instapump Fury Oxford

Dalam tiga colorway khas Instapump Fury.

Kolaborasi Supreme x Nike Air Max 96 Spring 2021
Footwear

Kolaborasi Supreme x Nike Air Max 96 Spring 2021

Beserta Lightweight Crew Socks dengan jacquard logo.

Lacoste Memperkenalkan Tujuh Brand Ambassador untuk Campaign SS21 Mereka
Fashion

Lacoste Memperkenalkan Tujuh Brand Ambassador untuk Campaign SS21 Mereka

Ada A$AP Nast, Peggy Gou, Evan Mock, Sonny Hall, dan lainnya.

More ▾
 

Adblock Detected.

We charge advertisers instead of our readers. If you enjoy our content, please add us to your adblocker's whitelist. We'd really appreciated it.